Terkadang kita terjebak dalam kerumitan pikiran yang justru dibangun oleh diri sendiri. Sering kita terjebak pada ketakutan yang juga dibangun oleh pikiran kita sendiri. Akibatnya kita tidak berani melakukan apapun, tidak berani melangkah, tidak berani mengambil keputusan, tidak berani mengambil resiko. Stuck diam tidak bergerak, karena dibayangi ketakutan, kerumitan yang justru diciptakan oleh pikiran kita sendiri.

Hanya mengikuti arus yang sudah tercipta, mengalir, menikmati dan terbuai di zona nyaman. Tidak berani melakukan seuatu yang berbeda, tidak berani mengabil resiko, tidak berani memutuskan dan tidak berani melakukan TEROBOSAN. Takut keluar dari zona nyaman.

FATAL kehidupan yang kita arungi berjalan stagnan, tidak bergerak, tidak ada perubahan, tidak ada peningkatan apalagi peningkatan yang signifikan. Kondisi ini tercipta semata-mata karena diri kita sendiri, bukan orang lain. Diri kita yang terjebak oleh kerumitan yang dibangun oleh pikiran kita sendiri, ketakutan yang juga dibangun oleh pikiran kita sendiri.

Parahnya kondisi yang kita jalani secara “alamiah” ini juga ter-instal dan terpola secara permanen pada mindset anak-anak yang hidup pada lingkungan komunitas yang kita bangun. Apa yang terjadi ? mereka juga akan terjebak pada pola yang sama seperti pola yang kita jalankan. Apakah hanya sampai disitu ? tentu tidak, pola ini akan diwariskan terus menerus dan turun temurun. Sampai kapan ? kita tidak pernah tahu pola yang kita wariskan akan berakhir dimana. Wallahu A’lam Bishawab

@FERRY YULIANTO 2019